Cara Menghemat Baterai iPhone biar Awet dan Tidak Boros (lovefone.co.uk)

Dari dulu baterai iPhone dikenal cukup boros. Tidak perlu dibandingkan dengan smartphone lain, tapi nyatanya pengguna pasti akan merasakannya. Meski begitu, ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar baterai iPhone lebih awet dan tidak boros.

Anda bisa menghemat baterai iPhone dengan cara penggunaan yang baik. Saat membeli iPhone baru, mungkin Anda tidak terlalu peduli dengan kesehatan baterai. Sebab, saat itu baterai iPhone masih awet. Namun, kalau ponsel dipakai terus-menerus dan dalam jangka waktu yang lama tentunya baterai akan mengalami penurunan performa.

Oleh karena itu, Anda harus pintar-pintar dalam menggunakan iPhone. Tujuannya agar ponsel pintar tersebut tidak mudah kehabisan daya baterai. Sayang sekali, Anda sudah membeli iPhone mahal tapi durasi hidup baterainya sangat singkat.

Lantas apa yang harus dilakukan agar baterai iPhone lama atau baru selalu awet dan tidak boros?

Baterai iPhone Awet dan Tidak Boros (totalleecase.com)
Baterai iPhone Awet dan Tidak Boros (totalleecase.com)Add caption


1. Update Software Terbaru


Terkadang pengguna takut update software versi iOS terbaru karena biasanya di awal-awal selalu ada bug. Namun, kalau di dalam pembaruan tersebut ada fitur penghemat daya baterai, mengapa tidak dicoba saja. 

Jadi tidak perlu takut ada bug, karena setiap pembaruan, Apple selalu memberikan penyelesaian masalah yang ditemukan di pembaruan software sebelumnya.

2. Pakai iPhone di Suhu Normal


Tahukah Anda iPhone dirancang agar perangkat tersebut dapat beroperasi dengan baik di suhu mulai 16 derajat Celcius sampai 22 derajat Celcius.

Anda jangan sampai menggunakan smartphone saat suhunya melebihi 35 derajat. Sebab, tingkatan suhu tersebut sudah dikategorikan suhu ekstrem. Kalau sampai hal tersebut terjadi, baterai iPhone bisa rusak secara permanen.

Nantinya, saat baterai sudah rusak, maka penyimpanan daya tidak akan maksimal. Sehingga ketika digunakan, iPhone akan terasa boros dan baterainya cepat habis. 

Selain itu, dalam mengisi daya baterai iPhone, Anda juga disarankan di suhu yang normal. Artinya, Anda sedang tidak berada di kawasan yang panas atau terlalu dingin.

3. Lepas Casing yang Tebal atau Berat


Saat ini banyak desain casing untuk iPhone. Model casing iPhone sudah tidak terhitung jumlahnya. Namun, sebagus apapun casing kalau bisa mempengaruhi pengisian daya baterai, sebaiknya dilepas saja.

Terkadang ada casing tertentu yang tebal atau berat. Sehingga saat iPhone diisi daya, baterai atau perangkat akan terasa panas. Kemungkinan panas ini karena casing yang terlalu tebal, sehingga sirkulasi udara kurang baik.

Jadi, saat Anda mengisi daya iPhone, ada baiknya dilepas dulu. Nanti setelah pengisian daya penuh, Anda dapat memasangkan casing lagi.

4. Kapasitas Baterai 50 Persen Saat Disimpan Lama


Apabila Anda ada niatan untuk menyimpan iPhone dalam waktu yang lama, maka sebaiknya kapasitas baterai terisi 50 persen. Mengapa baterai harus 50 persen tidak 100 persen saja?  

Alasannya jika baterai dibiarkan kosong atau 0 persen, maka dia berada dalam keadaan pengosongan dalam. Hal ini bisa membuatnya tidak mampu menyimpan energi sama sekali.

Jika Anda menyimpan iPhone dengan baterai penuh, maka baterai akan kehilangan sebagian kapasitasnya. Dengan begitu, kemampuan baterai dalam menyimpan daya akan menurun.

Saran lainnya, lebih baik iPhone dimatikan agar tidak menguras baterai. Kemudian letakkan ponsel di tempat sejuk kurang dari 32 derajat Celcius. Kalau bisa setiap 6 bulan sekali, baterai diisi ulang sampai berkapasitas 50 persen.

5. Pengaturan Pencahayaan dan WiFi


Anda bisa mengatur iPhone agar lebih hemat baterai. Bagaimana caranya? Kecerahan layar diatur agak redup dan tidak terlalu cerah. Lalu, tidak perlu memakai koneksi data internet. Kalau ada WiFi lebih baik gunakan sambung WiFi gratisan saja.

Jika Anda merasa layar terlalu redup, Anda bisa mengatur kecerahan secara otomatis. Jadi, saat Anda berada di area gelap, maka layar akan cerah sendiri secara otomatis. Begitu juga sebaliknya saat kondisi sekitar terlalu cerah, maka tingkat kecerahan layar akan meredup secara otomatis.

6. Mode Daya Rendah


Fitur Mode Daya Rendah sangat bermanfaat dalam menghemat baterai iPhone. Namun, fitur ini bisa diaktifkan pada versi iOS 9 ke atas. Walau begitu, keuntungan penggunaan fitur ini Anda akan diberitahu kalau baterai sudah mencapai 20 persen. 

Saat itu Anda diminta untuk mengaktifkan Mode Daya Rendah. Ponsel akan memberikan notifikasi lagi saat baterai mencapai 10 persen. Kalau baterai sudah mau habis, sebaiknya segera cari colokan listrik.

7. Informasi Penggunaan Daya Baterai


Ternyata pemilik iPhone dapat melihat penggunaan baterai di setiap aplikasi. Nah, aplikasi yang berpotensi menguras baterai, sebaiknya dimatikan atau dibatasi saja. Caranya tekan tombol Home dua kali. Kemudian tampilan aplikasi ditarik ke atas untuk menghentikan prosesnya.

Baca juga:

Kesimpulan


Demikian beberapa cara menghemat baterai iPhone biar awet dan tidak boros. Kalau Anda mau lebih hemat lagi (bonus tips), aktifkan mode airplane atau mode pesawat dan aktifkan WiFi saja. Kelemahan cara ini Anda tidak bisa ditelepon atau menelepon karena jaringan dimatikan.

Anda hanya bisa menggunakan jaringan internet yang tersambung melalui WiFi. Meski begitu, baterai yang digunakan akan sangat minim sekali. Pasalnya, sistem tidak perlu mencari jaringan telepon dan cukup memanfaatkan jaringan internet dari WiFi.

Post a Comment