Jam Tangan Imoo Smartwatch Anak (productnation.co)

Anak-anak zaman sekarang sudah terbiasa bermain dengan gadget. Bahkan, tidak jarang orangtuanya sendiri membelikan smartphone untuk anak-anaknya. Hal tersebut tentu memicu pro dan kontra karena efek gadget bisa berdampak positif dan negatif. Lantas, untuk smartwatch anak bagaimana?

Hampir sama dengan smartphone, kalau smartwatch hanya memiliki fitur yang terbatas. Walau demikian, fitur di smartwatch anak dirasa sudah cukup untuk anak seusianya. Sebut saja, jam tangan Imoo yang mampu melakukan video call, telepon dengan orangtua, memantau anak di luar rumah dan sekolah, sekolah, sistem ketahanan yang luar biasa.

Melihat fitur dari jam tangan tersebut, pastinya banyak anak yang terpikat. Terlebih, teman-temannya di sekolah juga banyak yang menggunakannya. Orangtua yang tadinya tidak mau membelikan jam tangan pintar Imoo menjadi tergugah hatinya untuk ikut membelikan jam tersebut.

Jam Tangan Pintar Smartwatch Anak (productnation.co)
Jam Tangan Pintar Smartwatch Anak (productnation.co)


Ada juga orangtua yang lebih memilih membelikan jam tangan Imoo daripada smartphone. Pasalnya, smartwatch anak kekinian ini lebih bermanfaat daripada smartphone. Bahkan, orangtua dapat mengontrol penuh jam tangan tersebut melalui aplikasi. Sehingga apa yang dilakukan anak dapat dipantau dari jarak jauh.

Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Beli Smartwatch Anak


Bagi Anda yang ingin membelikan smartwatch untuk anak, sebaiknya Anda harus mendengar penuturan singkat dari psikolog anak dan keluarga, Anna Surti Ariani M.Psi serta psikolog Anak, Devi Sani M.Psi di poin 1-6.

1. Anak Bisa Sombong atau Bangga yang Berlebihan


Anak-anak yang dibelikan smartwatch atau jam tangan Imoo kemungkinan menjadi sombong dan berbangga diri karena jam tersebut mahal dan keren. Sifat seperti ini terkadang membuat teman-temannya yang tidak punya smartwatch menjadi iri dan memusuhinya.

2. Jadi Incaran Pencuri atau Penculik


Meski harga smartwatch Imoo generasi pertama tidak semahal smartphone, tetapi mengetahui harga jam tangan Imoo Z5 terbaru, kemungkinan pencuri jadi tertarik untuk mengambilnya. Sebab, jam tangan tadi lebih canggih dan banyak fiturnya menyerupai smartphone. Sehingga kalau dicuri dan dijual lagi, tentu masih untuk banyak.

3. Beberapa Anak Cenderung Berkelompok atau Nge-gang


Anak yang sudah dibelikan smartwatch kemungkinan besar akan berteman dengan anak yang mempunyai jam yang sama. Sehingga anak jadi suka berkelompok dengan teman tertentu dan menjauhi teman lain yang belum punya smartwatch. Alhasil, anak yang tidak punya smartwatch jadi minder.

4. Perhatikan Kondisi Anak dan Keluarga


Kalau kondisi anak dan keluarga sering berjauhan karena orangtua kerja dan anak sekolah, maka jam tangan pintar ini menjadi penting, terlebih fitur pemantauan anak dengan GPS. Namun, apabila anak sekolah selalu ditemani orangtua atau perawat, tentu smartwatch anak tidak terlalu dibutuhkan.

5. Perhatikan Umur Anak


Untuk anak TK sebaiknya mengurangi bermain dengan gadget. Anak usia di bawah 2 tahun, kalau bisa sama sekali tidak terpapar gadget maupun layar elektronik. Anak seperti ini harus bermain di luar ruangan setidaknya tiga kali seminggu. 

Namun, jika kondisi tidak memungkinkan, anak-anak di atas 2 tahun dapat diberikan smartwatch tapi tidak perlu digunakan selama berjam-jam. Anda dapat memberikan jam tangan pintar saat anak pergi ke sekolah atau bermain di luar rumah. 

Jangan lupa, selama berada di sekolah, orangtua harus mengaktifkan 'class mode' agar anak hanya bisa melihat fitur waktu saja dan menonaktifkan fitur canggih lainnya.

6. Membatasi Konten yang Tidak Penting


Di beberapa smartwatch anak sudah tersedia fitur parenting. Sehingga orangtua dapat membatasi konten atau fitur yang digunakan oleh anak-anaknya. Hal seperti ini lebih aman karena orangtua lebih tahu apa yang dibutuhkan anaknya dan apa yang tidak penting untuk anak.

7. Anak-anak Harus Bisa Menjaga Barang Berharga


Sebelum dibelikan smartwatch, anak harus diedukasi agar mereka mampu menjaga barang-barang mahal yang diberikan. Anak diberikan kepercayaan untuk menyimpan, merawat, dan menjaga barang tersebut. Jika ternyata barang tersebut rusak atau dihilangkan, orangtua dapat memberikan hukuman supaya anak lebih berhati-hati.

8. Harga Smartwatch Anak Mahal


Orangtua tidak harus membelikan anak-anaknya smartwatch. Pasalnya, harga smartwatch anak terbilang mahal, yakni mencapai jutaan. Sementara, smartwatch anak yang KW juga termasuk mahal, yaitu di angka ratusan ribu. 

Tidak semua orangtua mampu membelikan anak-anaknya benda mahal. Jadi, tidak perlu memaksakan diri. Anak bisa diberi pengertian supaya menunda pembelian gadget sampai di usia tertentu.

9. Rentan Terkena Serangan Hacker


Walau belum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya orangtua juga harus mewaspadai adanya serangan hacker. Sebab, jam tangan pintar tersebut dapat terhubung ke internet dan juga WiFi publik atau tempat umum. Padahal, tempat-tempat seperti itu kurang aman dan sering dijadikan target kejahatan online.

10. Memilih Antara Smartphone dan Smartwatch


Jika anak merengek minta dibelikan jam tangan Imoo, sebaiknya anak-anak disuruh memilih antara smartwatch atau smartphone yang sudah dimilikinya. Kalau anak pilih jam tangan, maka smartphone harus diambil. Jadi, anak cukup menggunakan satu gadget saja, yaitu smartwatch. Pasalnya, smartwatch lebih berguna ketimbang smartphone.

Apabila anak menggunakan dua gadget sekaligus, maka fungsi dari smartwatch sendiri jadi kurang bermanfaat. Terlebih, hal tersebut juga dapat memancing orang lain berniat buruk kepada anak.

Jam Tangan Pintar (indonesiainside.id)
Jam Tangan Pintar (indonesiainside.id)


Baca juga: Spotify Hadir di Smart Watch, Tak Perlu Pakai Smartphone

Demikian beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum membeli smartwatch anak. Para orangtua jangan hanya ikut-ikutan orangtua lainnya yang membelikan anaknya smartwatch. Namun, Anda sebagai orangtua harus mempunyai pendirian dan alasan apakah anak Anda benar-benar sudah perlu menggunakan smartwatch.

Konsultasikan juga hal ini dengan pihak sekolah. Takutnya nanti setelah beli smartwatch anak mahal-mahal, tapi ternyata tidak boleh dipakai di sekolah. Sebab, walau bagaimanapun juga, orangtua dan siswa harus tetap mematuhi aturan dari sekolah.

Post a Comment