Teknolagi.net - Samsung Galaxy Z Fold8 kembali membuktikan ketangguhannya setelah menjalani serangkaian pengujian ekstrem dari JerryRigEverything. Smartphone layar lipat terbaru Samsung tersebut diguyur pasir, digores, hingga ditekuk dengan tekanan tinggi dalam durability test yang dilakukan Zack Nelson.
Hasil pengujian menunjukkan Galaxy Z Fold8 mampu melewati sejumlah siksaan dengan cukup baik. Ponsel ini tetap berfungsi setelah menghadapi pasir dan kerikil, bahkan berhasil bertahan ketika menerima tekanan dalam bend test.
Meski demikian, pengujian tersebut juga memperlihatkan kelemahan yang masih menjadi karakteristik smartphone foldable, yakni layar utama yang jauh lebih mudah tergores dibandingkan layar luar.
Baca juga: Samsung Z Trifold: HP Samsung Lipat Tiga Sold Out dalam 5 Menit
Layar Cover Galaxy Z Fold8 Lebih Tahan Gores
Dalam pengujian awal, Zack Nelson menguji ketahanan layar cover Galaxy Z Fold8. Layar bagian luar smartphone ini menggunakan Corning Gorilla Glass Ceramic 3, yang dirancang memberikan perlindungan terhadap goresan dan benturan dalam penggunaan sehari-hari.
Hasilnya relatif sesuai dengan ekspektasi untuk sebuah smartphone flagship. Permukaan layar luar menunjukkan ketahanan yang lebih baik dibandingkan panel layar utama yang dapat dilipat.
Perbedaan tersebut terlihat jelas ketika pengujian beralih ke layar utama.
Karena menggunakan panel OLED fleksibel yang membutuhkan lapisan pelindung khusus, permukaan layar utama Galaxy Z Fold8 masih lebih rentan terhadap goresan. Tekanan menggunakan benda tajam dapat meninggalkan bekas pada lapisan permukaannya.
Kondisi ini sebenarnya bukan sesuatu yang mengejutkan. Layar foldable memang membutuhkan konstruksi berbeda karena harus mampu ditekuk berulang kali.
Samsung Gunakan Flex Titanium pada Layar Lipat
Samsung membawa perubahan pada konstruksi layar Galaxy Z Fold8 melalui teknologi Flex Titanium.
Konstruksi tersebut memadukan pelat aluminium dengan film berbahan titanium alloy untuk memperkuat struktur layar OLED yang dapat dilipat.
Teknologi Flex Titanium digunakan pada Galaxy Z Fold8 dan Z Fold8 Ultra, tetapi tidak tersedia pada Galaxy Z Flip8.
Penggunaan material tersebut bukan bertujuan membuat permukaan layar utama menjadi tahan gores seperti kaca pada smartphone biasa.
Fokusnya lebih kepada meningkatkan kekuatan struktur layar ketika perangkat dibuka dan ditutup berulang kali. Konstruksi tersebut juga dirancang membantu mengurangi tampilan lipatan atau crease pada layar.
Engsel Galaxy Z Fold8 Diuji dengan Pasir dan Kerikil
Salah satu bagian paling menarik dalam durability test JerryRigEverything adalah ketika Galaxy Z Fold8 diguyur pasir dan kerikil.
Partikel kecil menjadi salah satu ancaman bagi perangkat foldable karena dapat masuk ke area engsel dan berpotensi mengganggu mekanisme pembukaan serta penutupan perangkat.
Namun, Galaxy Z Fold8 mampu melewati pengujian tersebut dengan cukup baik. Mekanisme engselnya berhasil menjaga sebagian besar pasir dan kerikil tetap berada di luar perangkat sehingga tidak langsung mengganggu fungsi engsel.
Pengujian ini menjadi penting karena desain engsel merupakan salah satu komponen paling krusial pada smartphone layar lipat.
Selain engsel, Zack juga menemukan detail menarik pada material bodi Galaxy Z Fold8. Sebagian besar bodinya menggunakan Armor Aluminum, tetapi bagian camera island ternyata menggunakan material plastik.
Galaxy Z Fold8 Berhasil Lewati Bend Test
Pengujian paling ekstrem dilakukan pada tahap bend test. Zack Nelson memberikan tekanan kuat dari arah belakang untuk melihat apakah perangkat dapat bertahan ketika dipaksa menekuk.
Galaxy Z Fold8 memiliki desain baru dengan layar utama berasio 4:3. Perubahan bentuk ini sebelumnya dapat memunculkan pertanyaan mengenai seberapa kuat struktur perangkat dibandingkan generasi sebelumnya.
Hasilnya cukup mengesankan.
Galaxy Z Fold8 tetap bertahan setelah menerima tekanan ekstrem dalam pengujian tersebut. Perangkat tidak mengalami kerusakan struktural yang membuatnya gagal berfungsi.
Hasil ini menunjukkan bahwa perubahan desain dan konstruksi yang dibawa Samsung pada Galaxy Z Fold8 tidak serta-merta membuat perangkat menjadi lebih rapuh.
Layar Foldable Tetap Harus Diperlakukan dengan Hati-Hati
Meski berhasil melewati pengujian pasir dan bend test, durability test JerryRigEverything kembali menunjukkan bahwa smartphone foldable memiliki kompromi tersendiri.
Struktur Galaxy Z Fold8 memang semakin kuat, tetapi layar utamanya masih tidak bisa diperlakukan seperti layar smartphone konvensional yang menggunakan kaca.
Pengguna tetap perlu menghindari benda tajam, tekanan berlebihan, maupun benda kecil yang dapat masuk ke area mekanisme perangkat.
Secara keseluruhan, Galaxy Z Fold8 menunjukkan peningkatan ketahanan yang cukup menarik. Kemampuan bertahan dari pasir dan tekanan ekstrem menjadi indikasi bahwa Samsung semakin serius memperkuat struktur smartphone lipatnya.
Namun, hasil pengujian juga menjadi pengingat bahwa teknologi layar lipat masih memiliki karakteristik berbeda. Layar utama Galaxy Z Fold8 tetap menjadi bagian yang paling membutuhkan perhatian dalam penggunaan sehari-hari.
Saksikan Durability Test Galaxy Z Fold8
Pengujian lengkap Galaxy Z Fold8 oleh JerryRigEverything dapat disaksikan melalui video berikut:

