Teknolagi.net - Kapasitas RAM menjadi salah satu pertimbangan penting ketika membeli smartphone pada 2026. Jika beberapa tahun lalu RAM 8GB sudah terasa lebih dari cukup untuk menjalankan aplikasi, game, dan multitasking, perkembangan kecerdasan artifisial (AI) mulai mengubah kebutuhan tersebut.
Model AI yang diproses langsung di perangkat membutuhkan ruang RAM yang cukup besar agar dapat bekerja dengan cepat. Kondisi ini membuat pertanyaan RAM 8GB atau 12GB menjadi semakin relevan, terutama bagi pengguna yang berencana memakai smartphone dalam beberapa tahun ke depan.
Baca juga: 5 Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik 2026 RAM Besar Baterai Awet
RAM 8GB Masih Cukup untuk Penggunaan Harian
Untuk kebutuhan smartphone pada umumnya, RAM 8GB sebenarnya masih tergolong memadai. Pengguna dapat menjalankan aplikasi media sosial, browser, layanan streaming, aplikasi perpesanan, hingga sejumlah game tanpa mengalami kendala berarti.
RAM 8GB juga masih memungkinkan smartphone melakukan multitasking dengan cukup baik. Beberapa game dan aplikasi dapat tetap berada di memori sehingga pengguna tidak selalu harus memuat ulang aplikasi ketika berpindah-pindah.
Namun, kebutuhan tersebut berubah ketika fitur AI yang berjalan langsung di perangkat ikut diperhitungkan.
AI Membutuhkan RAM Lebih Besar
Berbeda dengan layanan AI berbasis cloud, AI on-device harus menjalankan model secara lokal di smartphone. Model tersebut perlu dimuat ke RAM agar dapat memberikan respons dengan cepat.
Pemrosesan langsung di perangkat menawarkan beberapa keuntungan. Respons dapat lebih cepat, data sensitif tidak harus dikirim ke server cloud, dan sejumlah fitur tetap bisa digunakan ketika koneksi internet terbatas atau tidak tersedia.
Masalahnya, model AI membutuhkan kapasitas memori yang tidak sedikit.
Sebagai gambaran, model Gemma 4 E2B disebut membutuhkan sekitar 4,2GB memori, sedangkan E4B mencapai 5,9GB. Artinya, pada smartphone dengan RAM 8GB, sebagian besar kapasitas memori dapat digunakan oleh model AI sehingga ruang untuk aplikasi dan game menjadi semakin terbatas.
Mengapa RAM 12GB Mulai Menjadi Pilihan Lebih Aman?
RAM 12GB memberikan ruang yang lebih lega untuk menjalankan AI sekaligus aplikasi lain. Ketika model AI menggunakan beberapa gigabyte RAM, masih tersedia kapasitas yang cukup untuk multitasking.
Dalam kondisi tertentu, smartphone dengan RAM 12GB bahkan bisa terasa seperti memiliki sekitar 7GB RAM yang benar-benar tersedia untuk aplikasi ketika model AI terus berada di memori.
Situasi tersebut menunjukkan bahwa kapasitas RAM yang lebih besar tidak selalu berarti pengguna akan langsung merasakan peningkatan performa. Sebagian kapasitas tersebut justru digunakan oleh sistem dan model AI di latar belakang.
Meski demikian, RAM 12GB memberikan ruang yang lebih aman untuk perkembangan fitur smartphone dalam beberapa tahun ke depan.
Baca juga: POCO F7 Ultra HP RAM 16GB Terbaik
Apple Juga Meningkatkan Kebutuhan RAM untuk AI
Tren peningkatan kebutuhan RAM tidak hanya terjadi pada Android. Apple juga mulai membutuhkan kapasitas memori lebih besar untuk menjalankan fitur Apple Intelligence secara lokal.
Apple Intelligence pada awalnya membutuhkan RAM 8GB sehingga sejumlah iPhone dengan RAM 6GB tidak mendapatkan fitur tersebut. Pada iOS 27, kebutuhan RAM untuk beberapa fitur AI on-device disebut meningkat hingga 12GB.
Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa peningkatan kebutuhan RAM bukan sekadar strategi produsen Android, tetapi menjadi bagian dari perkembangan smartphone secara keseluruhan.
Apakah RAM 8GB Masih Layak Dibeli pada 2026?
Jawabannya masih layak, tetapi tergantung kebutuhan dan lama pemakaian.
Dilansir dari Android Authority, RAM 8GB masih cukup untuk menjalankan aplikasi dan sejumlah game sehari-hari. Namun, perkembangan fitur kecerdasan artifisial (AI) yang diproses langsung di perangkat mulai membuat kapasitas RAM lebih besar semakin dibutuhkan.
Jika smartphone hanya digunakan untuk WhatsApp, media sosial, browsing, menonton video, fotografi, dan game ringan hingga menengah, RAM 8GB masih cukup untuk beberapa tahun.
RAM 8GB juga bisa menjadi pilihan menarik jika selisih harga dengan varian 12GB cukup besar. Pengguna yang tidak terlalu membutuhkan fitur AI terbaru tidak harus memaksakan diri membeli smartphone dengan RAM lebih besar.
Sebaliknya, pengguna yang ingin menggunakan smartphone dalam jangka panjang sebaiknya mempertimbangkan RAM 12GB atau lebih.
RAM 12GB Lebih Cocok untuk Pengguna Jangka Panjang
Smartphone dengan RAM 12GB lebih masuk akal bagi pengguna yang ingin mempertahankan perangkat selama tiga hingga lima tahun. Alasannya bukan hanya performa multitasking saat ini, tetapi juga perkembangan software dan AI yang kemungkinan semakin membutuhkan memori.
Selain itu, kapasitas RAM yang lebih besar memberikan ruang lebih luas ketika aplikasi menjadi semakin kompleks dan sistem operasi membutuhkan sumber daya tambahan.
Dengan kata lain, membeli RAM 12GB pada 2026 dapat dianggap sebagai investasi untuk menjaga smartphone tetap relevan lebih lama.
Kesimpulan
Pada 2026, RAM 8GB belum menjadi kapasitas yang buruk. Untuk penggunaan sehari-hari tanpa mengandalkan fitur AI terbaru, kapasitas tersebut masih mampu memberikan pengalaman yang nyaman.
Namun, perkembangan AI on-device membuat kebutuhan RAM smartphone ikut meningkat. Model AI membutuhkan beberapa gigabyte memori untuk dapat bekerja secara lokal, sehingga kapasitas 8GB akan semakin mudah terasa terbatas.
Jika anggaran memungkinkan, RAM 12GB menjadi pilihan yang lebih aman untuk membeli smartphone pada 2026, terutama bagi pengguna yang ingin menikmati fitur AI terbaru dan menggunakan ponsel selama beberapa tahun.
Sementara itu, RAM 8GB tetap layak dipilih jika fokus penggunaan lebih banyak pada aplikasi harian, media sosial, multimedia, dan gaming tanpa kebutuhan AI generatif yang berat.
Sumber: Android Authority

