Teknolagi.net - Tecno kembali bikin heboh pasar smartphone dengan menghadirkan Tecno Pova Slim 5G, sebuah HP tipis Tecno yang desainnya langsung mengingatkan banyak orang pada konsep iPhone Air. Dengan bodi super ramping di bawah 6 mm, layar lengkung depan-belakang, serta baterai di atas 5.000 mAh, HP ini jelas tidak main aman.
Pertanyaannya sederhana tapi krusial: apa yang dikorbankan demi bodi setipis ini? Apakah performanya jadi biasa saja? Apakah gampang panas? Atau malah rawan bengkok?
Lewat artikel Review Tecno Pova Slim 5G ini, kita akan membahas semuanya secara lengkap dan jujur berdasarkan pengalaman penggunaan dan informasi dari transkrip video.
Baca juga: Kamera TECNO Camon 40 Sebagus Apa?
Desain: HP Tipis Mirip iPhone Air yang Bikin Takjub
Kalau bicara soal desain, Tecno Pova Slim jelas menjual satu hal utama: ketipisan ekstrem.
-
Ketebalan: ± 5,95 mm
-
Bobot: sangat ringan untuk ukuran layar besar
-
Material: back matte finish + frame glossy tipis
-
Layar: 3D curved di depan dan belakang
Secara visual dan rasa genggam, HP ini memang terlihat dan terasa lebih tipis dibanding banyak flagship. Bahkan ketika dibandingkan dengan Samsung seri Edge atau iPhone terbaru, ilusi visual dari layar melengkung membuatnya tampak “lebih ramping” meski di atas kertas bukan yang paling tipis absolut.
Tecno cukup berani mengklaim ini sebagai “world slimmest 3D curved 5G phone”. Dan kalau diperhatikan baik-baik, klaim itu memang bermain di kata kunci:
-
3D curved
-
5G
Bukan marketing palsu, tapi jelas strategi branding yang cerdas.
Modul Kamera: HP Mirip iPhone Air dari Belakang
Sekilas melihat bagian belakang, sulit untuk tidak teringat iPhone.
-
Modul kamera memanjang horizontal
-
Desain minimalis
-
Finishing rapi meski sambungan frame masih terlihat
Ada juga elemen unik bernama Moonlight Interface, yaitu lampu LED dekoratif di sekitar modul kamera yang:
-
Menyala saat notifikasi
-
Aktif ketika charging
-
Memberi tanda baterai lemah
-
Punya berbagai pola animasi
Secara visual, ini bukan fitur penting, tapi jadi pembeda kuat yang bikin Tecno Pova Slim terlihat futuristik.
Baca juga: Rekomendasi HP 1 Jutaan Baterai 7000 mAh
Kenyamanan Genggam & Ketahanan Fisik
Dengan bodi super tipis dan ringan, ada satu rasa yang muncul: ngeri jatuh.
HP ini:
-
Sangat tipis
-
Licin tanpa casing
-
Hampir “menghilang” di tangan
Uji tekan manual (sekitar 50–60% tenaga) menunjukkan bodi masih terasa solid dan tidak langsung terasa melenting. Namun, tetap saja ini bukan HP yang ideal disimpan di kantong belakang celana ketat.
Casing bawaan yang tipis cukup membantu, tanpa merusak sensasi slim yang jadi nilai jual utama.
Layar: Tipis Tapi Tidak Murahan
Untungnya, layar tidak dikorbankan.
Spesifikasi layar Tecno Pova Slim:
-
Ukuran: 6,78 inci
-
Panel: AMOLED curved
-
Refresh rate: 144Hz
-
Proteksi: Gorilla Glass 7i
Ini poin penting. Banyak HP tipis biasanya “nangung” di sektor layar, tapi Tecno justru memberikan:
-
Refresh rate tinggi
-
Perlindungan layar serius
-
Visual mulus dan responsif
Untuk konsumsi konten, scrolling, dan penggunaan harian, layarnya jelas jadi salah satu daya tarik utama.
Performa: Bukan untuk Gamer Berat
Tecno Pova Slim 5G menggunakan chipset:
-
MediaTek Dimensity 6400
-
Skor AnTuTu v11: ± 620.000
Ini bukan chipset kencang di kelas harganya. Secara kasar, performanya setara Snapdragon seri 6.
Penggunaan Harian
-
Navigasi UI: lancar
-
Multitasking: cukup
-
Kadang ada sedikit drop, tapi tidak mengganggu
Gaming
-
Mobile Legends: aman
-
Setting: Super HD
-
Main 25 menit → baterai turun ±7%
-
Suhu: naik dari 34°C ke 38–39°C
Kesimpulannya:
-
Tidak panas berlebihan
-
Tidak untuk gamer berat
-
Cocok untuk casual gaming dan pemakaian normal
Baca juga: 7 HP 1 Jutaan RAM Besar Terbaik 2025
Baterai: Paling “Sadis” di Kelasnya
Ini bagian paling mengejutkan.
Dengan bodi super tipis, Tecno tetap berani memasukkan:
-
Baterai 5.160 mAh
-
Charging 45W
-
Fitur bypass charging
Sebagai perbandingan:
-
iPhone: ±3.100 mAh
-
Samsung S25 Edge: ±3.900 mAh
Bahkan kapasitas baterainya lebih besar dari beberapa flagship mahal.
Dalam uji ketahanan dibandingkan HP flagship lain, Tecno Pova Slim masih menyisakan ±21% baterai di akhir tes. Ini bukti bahwa HP tipis tidak selalu identik dengan baterai kecil.
Kamera: Cukup, Bukan Andalan
Setup kamera:
-
Kamera utama: 50 MP
-
Kamera makro: 2 MP
-
Selfie: 13 MP
-
Tidak ada ultrawide
Foto
-
Cahaya cukup: hasil tajam dan enak dilihat
-
Selfie: cukup bagus, sudut pandang luas
-
Low light: harus tangan stabil, rawan blur
Video
-
Stabilization terasa saat jalan
-
Dynamic range kadang over exposure
-
Cocok untuk video singkat, bukan cinematic
Untungnya, kamera ini cukup terbantu oleh fitur AI Gallery:
-
AI Eraser
-
AI Extender
-
AI Sharpness
Hasil edit terlihat natural dan tidak berlebihan.
Fitur Tambahan yang Perlu Dicatat
Beberapa fitur penting lain:
-
5G support
-
IP64 (tahan debu & percikan air)
-
Speaker mono + Dolby Atmos
-
Fingerprint di layar
-
HiOS 15 berbasis Android 15
Sayangnya, update software kemungkinan hanya 1 kali Android update, seperti kebanyakan HP Tecno lainnya. Ini jadi salah satu kekurangan utama.
Tecno Pova Slim vs Tecno Spark Slim: Jangan Salah Pilih
Nama yang mirip sempat bikin banyak orang salah paham.
Ringkasannya:
-
Spark Slim
-
Lebih tipis
-
Tidak 5G
-
Chipset Helio
-
-
Pova Slim
-
Sedikit lebih tebal
-
5G
-
Dimensity
-
Baterai lebih besar
-
Sekali lagi, Tecno bermain sangat rapi di sisi branding.
Harga dan Ketersediaan
Harga yang beredar di Malaysia:
-
± Rp4 jutaan
-
Varian: 8 GB RAM + 256 GB storage
Dengan chipset tersebut, memang terasa mahal jika hanya melihat performa. Tapi HP ini tidak menjual chipset, melainkan:
-
Desain super tipis
-
Layar curved 144Hz
-
Baterai jumbo
-
Bobot ringan
Soal masuk Indonesia, hingga saat ini belum ada sinyal resmi. Peluangnya kecil, tapi tetap menarik untuk ditunggu.
Kelebihan Tecno Pova Slim 5G
-
Desain super tipis dan ringan
-
Layar curved 144Hz
-
Baterai besar 5.160 mAh
-
Charging 45W + bypass
-
Desain mirip iPhone Air
-
Fitur AI melimpah
Kekurangan Tecno Pova Slim 5G
-
Performa biasa saja
-
Kamera tanpa ultrawide
-
Speaker masih mono
-
Update software terbatas
-
Harga terasa mahal jika fokus chipset
Kesimpulan: Siapa yang Cocok Beli HP Ini?
Tecno Pova Slim 5G bukan HP untuk semua orang. Tapi untuk kamu yang:
-
Suka HP tipis mirip iPhone Air
-
Ingin desain premium tanpa harga flagship
-
Lebih mementingkan baterai dan layar
-
Tidak fokus gaming berat
Maka HP ini punya value unik yang sulit ditandingi di kelas harganya.
Kalau Tecno benar-benar membawa HP ini ke Indonesia, potensi pasarnya tetap ada—terutama untuk pengguna yang bosan dengan desain HP yang “itu-itu saja”.

